Membaca Buku Bikin Perkembangan Bahasa dan Bicara Anak Lebih Baik


Jakarta: Selain menghibur, membaca juga dapat membuat perkembangan bahasa dan bicara anak lebih baik. 

Psikolog Anak dan Keluarga dari Klinik Terpadu Universitas Indonesia, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., menjelaskan membaca memberikan manfaat yang beragam. Khususnya mengembangkan kecerdasan bahasa pada anak-anak.
 
"Baca itu terutama untuk kecerdasan bahasa, sekaligus emosi dan sosial juga,” tutur psikolog yang ramah ini dalam acara Happy Meal Readers McDonald’s - Tingkatkan Kreativitas Anak dan Pererat Hubungan Anak dan Orang Tua di Sarinah, Kamis, 11 April 2019.
 
“Dengan membaca dari kecil, mengobrol dan sebagainya. Biasanya perkembangan bahasa secara umum jadi lebih tinggi dibanding anak lain yang jarang diajak baca,” sambungnya lagi.
 
Hal ini karena anak jadi familiar dengan kata-kata. Sementara, kata-kata berkaitan erat dengan bahasa.
 
“Karena anak semakin mengenal banyak kata ketika dibuat kalimat. Dia tertarik untuk berkomunikasi. Itu semua akan meningkatkan perkembangan bahasa dia,” tambah Anna.
 
Psikolog Anna menganjurkan para orang tua untuk mengenalkan budaya membaca sedini mungkin. Dengan mengenalkan buku secara fisik saja, sudah menjadi langkah yang bagus.
 
Membaca Buku Bikin Perkembangan Bahasa dan Bicara Anak Lebih Baik

“Mengajarkan untuk buka buku itu penting loh. Buka perlahan ambil dari ujungnya; dibuka. Dengan mengajak ngobrol sebenarnya sudah menarik perhatian mereka tentang buku fisik,” tuturnya.
 
Akan lebih efektif, jika bahan bacaannya disesuaikan dengan umur anak. Sebaiknya, Anda tidak memberikan bacaan anak remaja untuk anak balita.
 
“Saya mengusulkan, memang dari anaknya bayi, dari masih kecil untuk punya buku-buku yang sesuai dengan usia mereka. Waktu bayi misalnya, dia bisa pakai buku-buku yang bahannya dari busa, karton, atau dari kain. Jadi mereka bisa pegang-pegang, gigit dan sebaginya,” tuturnya.
 
Tidak berhenti di situ saja, Anda perlu untuk menjaga sisi eksploratif anak dalam membaca secara berkelanjutan. Anda bisa melakukannya dengan terus membelikan atau saling meminjamkan anak buku-buku.
 
“Itu kan baru muncul. Jangan puas diri. Kita harus terus-terusan pertahankan supaya dia senang membaca. Sekarang kan kita sering banget lihat ada bazar-bazar buku murah dan sebaginya. Tapi kalau mahal bisa share dengan bertukar buku. Sehingga anak bisa banyak baca buku tanpa mengeluarkan banyak biaya,” tuturnya. Jadi, tidak terlalu sulit kan untuk membuat anak-anak Anda jadi cinta membaca.




Sumber: (https://www.medcom.id)